Roots blower Indonesia

4 Tips Mudah Perawatan Roots Blower

Perkembangan zaman memicu peningkatan teknologi dalam bidang industri, hampir setiap industri bekerja dengan bantuan mesin. Salah satu mesin yang paling banyak digunakan adalah roots blower, yaitu mesin pemompa udara. Roots blower Indonesia paling dibutuhkan pada industri perikanan untuk membantu proses aerasi pada air.

Kegunaan Roots Blower di Bidang Industri

Proses aerasi air atau pengolahan udara sangat diperlukan dalam berbagai jenis industri. Maka dari itu diperlukan sebuah alat untuk membantu mengolah udara dengan lebih baik. Salah satu bidang industri yang menggunakan mesin blower adalah industri perikanan. Dimana kebutuhan oksigen dalam air harus selalu terjaga.

Fungsi dari mesin pompa udara adalah untuk memompa udara dari sumber atau tempat penyimpanan udara, agar dapat dialirkan sesuai kebutuhan. Kebutuhan blower dalam proses pengolahan air di bidang industri sangat penting. Sehingga perlu dilakukan perawatan yang baik agar roots blower bekerja secara maksimal.

Tips Merawat Roots Blower

Perawatan berkala diperlukan oleh mesin-mesin yang digunakan, agar daya tahan dan kinerja mesin dapat bekerja secara optimal. Berikut ini beberapa perawatan yang perlu Anda perhatikan terhadap mesin roots blower yang Anda miliki.

1.Pemeriksaan Pelumas pada Mesin

Pelumas diperlukan untuk meminimalisir gesekan pada mesin sehingga umur penggunaan mesin blower roots menjadi lebih panjang. Pelumasan menggunakan oli pada mesin utama, kualitas oli yang baik dapat berpengaruh pada kualitas pelumasan yang dihasilkan. Anda perlu memeriksa secara berkala kualitas oli pada mesin pengolahan air Anda.

Pemeriksaan yang perlu dilakukan adalah untuk mengecek kualitas dan jumlah oli yang tersisa pada mesin. Jika kualitas oli telah menurun maka Anda perlu mengganti dengan yang baru. Penggantian oli dilakukan agar mesin tidak mudah aus, sehingga daya tahan penggunaan mesin menjadi lebih lama.

2. Pemeriksaan V-Belt

V-belt pada mesin pompa udara dapat mengalami kerusakan seiring waktu, ditandai dengan keluarnya suara memekik dari gesekan v-belt dengan pulley. Apabila terdapat suara tersebut maka usia pemakaian telah melewati batas sehingga perlu diganti. Anda perlu melakukan pemeriksaan berkala pada v-belt untuk memastikan kondisi v-belt dalam keadaan baik.

Pada mesin pompa udara, V-belt dapat juga mengeras dan mengalami keretakan yang dapat beresiko pada putusnya v-belt. Hal tersebut dapat dicegah apabila pemeriksaan rutin dilakukan dan mengetahui batas pemakaian normal. Umumnya batas pemakaian v-belt adalah mencapai 650 KM dan perlu diganti ketika telah melewati batas.

3. Pemeriksaan Pulley

Seperti halnya V-Belt, pulley pada mesin pompa udara juga perlu dilakukan pemeriksaan secara berkala. Kurangnya perawatan pada pulley dapat mengakibatkan pulley menjadi aus dan rusak. Mesin blower tidak dapat berjalan secara optimal apabila pulley telah rusak. Anda dapat menggunakan pelumas untuk pulley seperti grease, dan perlu dibersihkan apabila pulley telah kotor.

4. Pemeriksaan Inlet Slincer

Inlet slincer pada mesin pompa udara adalah untuk menghisap udara dan mengeluarkan udara tersebut pada outlet slincer. Pemeriksaan inlet slincer diperlukan untuk mengetahui kebersihan dan mencegah terjadinya penyumbatan. Selain itu, agar tidak ada kebocoran pada area inlet slincer sehingga udara dapat mengalir dengan baik.

Lakukan pembersihan secara berkala pada bagian inlet slincer sehingga mesin pompa udara dapat memiliki daya pakai yang panjang. Anda dapat menemukan berbagai mesin pengolahan air di pedro gil Indonesia, dan mendapatkan mesin yang Anda inginkan sesuai kebutuhan Anda.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *