dokumentasi API

Bagaimana Dokumentasi API dapat berfungsi?

API adalah sebuah kata lain dari interface yang dapat menghubungkan adanya satu aplikasi dengan aplikasi lain, hal itu akan membuat aplikasi dapat berhubungan dengan sangat baik dan dapat bekerja dengan maksimal. Saat ini sudah banyak sekali user dan juga developer yang menggunakan Dokumentasi API agar dapat bekerja dengan maksimal dan mempermudah untuk semua bagian pekerjaan. Anda tentu penasaran bagaimana sebuah dokumen dapat bekerja dengan maksimal untuk pemprograman bukan?

Berikut ini adalah beberapa manfaat API yang dapat anda gunakan dan tentu saja akan menjadi suatu hal yang mempermudah kehidupan dan program anda. Manfaat dan fungsi dari API antara lain :

  1. Memudahkan dalam membangun aplikasi.

Melalui dokumentasi dari API, maka kegiatan dalam membangun aplikasi akan sangat mudah untuk anda lakukan. Anda dapat mencoba untuk membuat dokumentasi sendiri dari program anda dan lihat bagaimana fungsinya.

  1. Mengembangkan aplikasi

Dokumentasi ini juga akan menjadi review mengenai aplikasi itu sendiri sehingga akan mengembangkan dan juga membuat aplikasi menjadi suatu hal yang sangat menarik. Anda dapat membuat dokumentasi dengan cara yang sangat mudah dan tentunya dapat anda kembangkan sendiri.

  1. Meringankan beban dari server

Dokumentasi dari API rupanya akan sangat memberikan kemudahan dalam server. Hal itu dapat membuat anda semakin meringankan kerja dari semua server yang anda pakai. Hal itu akan membuat kinerja dari aplikasi juga akan semakin mudah.

Lalu bagaimana dalam menulis Dokumentasi API bisa anda lakukan melalui tahapan seperti dibawah ini :

  1. Keterangan sumber atau metode yang jelas.

Keterangan resource atau method akan sangat memberikan hasil dokumentasi yang baik sehingga dengan membuat keterangan semacam ini akan dapat menghasilkan suatu yang baik pula untuk program anda

  1. Membuat daftar parameter akan metode yang dihasilkan. Daftar ini meliputi type, format, aturan dan juga keterangan yang akan ditampilkan dalam resource atau method.
  2. Membuat sample call. Simple call ini akan disambungkan langusng ke media type pada body API.
  3. Membuat sample body yang akan disertai dengan type body dalam API
  4. Membuat contoh code, code ini akan membuat sejumlah pemprograman menjadi lebih mudah untuk diakses dengan kode kode yang ditampilkan.
  5. Membuat SDK untuk akses method. SDK ini akan membuatkan akses untuk dapat digunakan oleh user dan juga developer.
  6. Membuat link tambahan. Link tambahan akan sangat berguna untuk membuat tautan yang dapat di gunakan untuk mengecek kembali di website atau dan juga blog tertentu untuk dapat mempermudah user.
  7. Membuat comment section di dokumen. Ruang ini akan memberikan kesempatan untuk dapat berdiskusi dalam aplikasi sehingga akan menciptakan perkembangan akan aplikasi itu sendiri.

Hal hal itu adalah beberapa tahapan yang harus dilakukan agar API dapat dengan mudah dilakukan tahapannya. Anda yang mempunyai API akan sangat memudahkan user dan juga developer serta menghasilkan sesuatu yang sangat bermanfaat.

Tentunya untuk menjadi seorang API writer yang baik anda bisa menjalankan beberapa tahapan diatas agar dapat juga membuat dokumen yang baik. Dokumentasi ini akan membuat banyak sudut pandang akan berubah dan pastinya dapat digunakan untuk kemajuan dari aplikasi itu sendiri. Banyak juga diantara developer atau user yang akan memanfaatkan Dokumentasi API untuk berbagai keperluan. Jika penulisan API baik, maka akan sangat bermanfaat.

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *